Singapura, Malaysia hingga Taiwan Lockdown, Ini Pengaruhnya ke Ekonomi Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) atas neraca perdagangan RI per April 2021 membawa semringah dan optimisme. Rekor surplus dalam 12 bulan tercipta dengan keuntungan US$2,19 miliar Keberhasilan Indonesia mempertahankan surplus neraca perdagangan di tengah aturan lockdown negara mitra seperti Singapura, Malaysia, hingga Taiwan -seiring meningkatnya kembali penyebaran Covid-19-membawa keyakinan ekonomi sudah berada di jalur yang benar. Bahkan Indonesia ditargetkan keluar dari resesi dengan pertumbuhan positif pada akhir tahun ini.

Nilai ekspor ke Singapura, Malaysia, dan Taiwan selama April secara month-to-month (mtm) atau bulanan masih mengalami pertumbuhan. Data BPS menunjukkan ekspor ke Malaysia naik jadi US$910 pada April 2021. Serupa, ekspor ke Singapura naik jadi US$740 juta, Thailand US$520 juta, dan Taiwan US$480 juta. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan diantara negara Asia Tenggara yang memperketat lockdown, hanya Singapura yang memiliki proporsi perdagangan yang masuk dalam top 5 tujuan ekspor nasional setiap tahunnya dibandingkan dengan Malaysia dan Taiwan.
“Kalau dihitung berdasarkan data perdagangan 2020, ketiga negara tersebut hanya mempengaruhi sekitar 14 persen dari total kinerja ekspor nasional,” kata Shinta saat dikonfirmasi Bisnis Jumat (21/5/2021). Sebagai gambaran, ekspor Tanah Air ke tiga negara tersebut di 2020 hanya mencapai US$22-23 miliar, padahal total ekspor tahun lalu mencapai US$163 miliar. Jadi, secara intrinsik efeknya tidak cukup besar terhadap kinerja ekspor nasional secara total.

Nilai ekspor ke Singapura, Malaysia, dan Taiwan selama April secara month-to-month (mtm) atau bulanan masih mengalami pertumbuhan. Data BPS menunjukkan ekspor ke Malaysia naik jadi US$910 pada April 2021. Serupa, ekspor ke Singapura naik jadi US$740 juta, Thailand US$520 juta, dan Taiwan US$480 juta. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan diantara negara Asia Tenggara yang memperketat lockdown, hanya Singapura yang memiliki proporsi perdagangan yang masuk dalam top 5 tujuan ekspor nasional setiap tahunnya dibandingkan dengan Malaysia dan Taiwan.
“Kalau dihitung berdasarkan data perdagangan 2020, ketiga negara tersebut hanya mempengaruhi sekitar 14 persen dari total kinerja ekspor nasional,” kata Shinta saat dikonfirmasi Bisnis Jumat (21/5/2021). Sebagai gambaran, ekspor Tanah Air ke tiga negara tersebut di 2020 hanya mencapai US$22-23 miliar, padahal total ekspor tahun lalu mencapai US$163 miliar. Jadi, secara intrinsik efeknya tidak cukup besar terhadap kinerja ekspor nasional secara total.

Bir cevap yazın